Dengan agen latar belakang, lo bisa nge-spawn agen asinkron yang ngedit dan ngejalanin kode di lingkungan remote. Lihat status mereka, kirim follow-up, atau ambil alih kapan pun.

Cara Menggunakan

Kamu bisa mengakses background agent dengan dua cara:
  1. Background Agent Sidebar: Gunakan tab background agent di sidebar native Cursor untuk melihat semua background agent yang terkait dengan akunmu, mencari agent yang sudah ada, dan memulai yang baru.
  2. Background Agent Mode: Tekan untuk mengaktifkan background agent mode di UI.
Setelah mengirim prompt, pilih agent-mu dari daftar untuk melihat status dan masuk ke mesin.

Background agent memerlukan penyimpanan data selama beberapa hari.

Umpan Balik

Kirim umpan balik ke saluran Discord #background-agent kami atau background-agent-feedback@cursor.com. Kirim bug, permintaan fitur, atau ide ya.

Setup

Agen latar belakang berjalan di mesin terisolasi berbasis Ubuntu secara default. Agen punya akses internet dan bisa menginstal paket.

Koneksi GitHub

Agen latar belakang mengklon repo kamu dari GitHub dan bekerja di branch terpisah, lalu melakukan push ke repo kamu untuk memudahkan handoff. Beri hak baca-tulis ke repo kamu (dan repo dependensi atau submodule apa pun). Kami akan mendukung penyedia lain (GitLab, Bitbucket, dll.) di masa depan.
Konfigurasi Daftar Izin IP
Kalau organisasimu menggunakan fitur daftar izin IP GitHub, kamu perlu mengonfigurasi akses untuk agen latar belakang. Lihat dokumentasi integrasi GitHub untuk instruksi setup lengkap termasuk info kontak dan alamat IP.

Setup Lingkungan Dasar

Untuk kasus lanjutan, atur lingkungan sendiri. Dapatkan instance IDE yang terhubung ke mesin remote. Siapkan mesin kamu, instal tool dan paket, lalu ambil snapshot. Konfigurasikan pengaturan runtime:
  • Perintah install berjalan sebelum agen mulai dan memasang dependensi runtime. Ini bisa berarti menjalankan npm install atau bazel build.
  • Terminal menjalankan proses latar belakang saat agen bekerja—misalnya memulai web server atau mengompilasi file protobuf.
Untuk kasus yang paling advanced, gunakan Dockerfile untuk setup mesin. Dockerfile memungkinkan kamu menyiapkan dependensi tingkat sistem: memasang versi compiler tertentu, debugger, atau mengganti image OS dasar. Jangan COPY seluruh project—kami yang mengelola workspace dan melakukan checkout ke commit yang benar. Tetap tangani pemasangan dependensi di skrip install. Masukkan secret yang diperlukan untuk environment dev kamu—secret disimpan terenkripsi saat tidak digunakan (menggunakan KMS) di database kami dan disediakan di environment agen latar belakang. Setup mesin berada di .cursor/environment.json, yang bisa dikomit ke repo kamu (direkomendasikan) atau disimpan privat. Alur setup akan memandu kamu membuat environment.json.

Perintah Maintenance

Saat men-setup mesin baru, kami mulai dari lingkungan dasar, lalu menjalankan perintah install dari environment.json kamu. Perintah ini adalah yang biasanya dijalankan developer saat berpindah branch—memasang dependensi baru apa pun. Buat kebanyakan orang, perintah install adalah npm install atau bazel build. Untuk memastikan startup mesin cepat, kami melakukan cache state disk setelah perintah install selesai. Rancang agar bisa dijalankan berkali-kali. Hanya state disk dari perintah install yang dipertahankan—proses yang dimulai di sini tidak akan tetap hidup saat agen mulai.

Perintah Startup

Setelah menjalankan install, mesin dinyalakan dan kami menjalankan perintah start lalu memulai terminals apa pun. Ini memulai proses yang harus tetap hidup saat agen berjalan. Perintah start sering bisa dilewati. Gunakan kalau environment dev kamu mengandalkan Docker—taruh sudo service docker start di perintah start. terminals ditujukan untuk kode aplikasi. Terminal ini berjalan dalam sesi tmux yang bisa kamu dan agen akses. Misalnya, banyak repo website menaruh npm run watch sebagai terminal.

Spesifikasi environment.json

File environment.json bisa terlihat seperti:
{
  "snapshot": "POPULATED_FROM_SETTINGS",
  "install": "npm install",
  "terminals": [
    {
      "name": "Run Next.js",
      "command": "npm run dev"
    }
  ]
}
Secara formal, spesifikasinya didefinisikan di sini.

Model

Hanya model yang kompatibel dengan Max Mode yang tersedia untuk background agent.

Harga

Pelajari lebih lanjut tentang penetapan harga Background Agent.

Keamanan

Background Agent tersedia dalam Privacy Mode. Kami tidak pernah melatih model dengan kodenya dan hanya menyimpan kode untuk menjalankan agent. Pelajari lebih lanjut tentang Privacy Mode. Hal yang perlu kamu tahu:
  1. Kasih hak baca-tulis ke aplikasi GitHub kami untuk repo yang mau kamu edit. Kami pakai ini untuk meng-clone repo dan melakukan perubahan.
  2. Kode kamu berjalan di infrastruktur AWS kami dalam VM terisolasi dan disimpan di disk VM selama agent aktif/terakses.
  3. Agent punya akses internet.
  4. Agent otomatis menjalankan semua perintah terminal, sehingga bisa mengiterasi pengujian. Ini beda dari foreground agent, yang butuh persetujuan kamu untuk setiap perintah. Auto-run membawa risiko eksfiltrasi data: penyerang bisa melakukan prompt injection dan menipu agent untuk mengunggah kode ke situs berbahaya. Lihat penjelasan OpenAI tentang risiko prompt injection untuk background agent.
  5. Jika Privacy Mode dimatikan, kami mengumpulkan prompt dan environment pengembangan untuk meningkatkan produk.
  6. Jika kamu menonaktifkan Privacy Mode saat memulai background agent lalu menyalakannya di tengah jalan, agent akan tetap berjalan dengan Privacy Mode yang dimatikan sampai selesai.